Event

Grebeg Kupatan Syawalan Bukit Turis Jombor

on

PARIWISATAKLATEN.com – Ribuan warga dari berbagai daerah di wilayah Klaten dan sekitarnya berduyun-duyun mendatangi Bukit Sidoguro Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Minggu(02/7). Kedatangan mereka tak lain untuk mengikuti ritual rebutan ketupat yang merupakan puncak perayaan Syawalan.

“Puncak perayaan syawalan warga sini jatuh pada H+7 hari ini,” kata seorang warga Desa Krakitan, Kecamatan Bayat. Pada puncak syawalan, puluhan gunungan ketupat diarak untuk diperebutkan oleh warga. Namun sebelumnya, puluhan gunungan ketupat tersebut didoakan oleh pemuka agama terlebih dahulu. “Warga masih meyakini, ketupat tersebut bisa membawa berkah dalam kehidupan. Jadi banyak warga sengaja datang untuk ikut berebut ketupat itu”.

Tradisi sebar ketupat ini sudah dilaksanakan secara turun temurun sejak puluhan tahun silam. Bahkan sudah diadakan jauh sebelum Rawo Jombor ada. Ketika itu, seorang pemuka agama bernama Sayid Habib yang masih keturunan dari Kasunanan Surakarta tinggal di daerah setempat. Waktu itu, Sayid Habib menyelenggarakan syawalan dan sengaja menyediakan ketupat untuk dibagikan pada masyarakat sekitar sebagai bentuk sedekah. “Kupat sengaja di pilih karena berasal dari kata Ngaku Lepat yang artinya adalah mengaku bersalah”.

Sejak saat itulah, tiap bulan syawal masyarakat di sekitar Bukit Sidoguro selalu mengadakan kegiatan tersebut. Selain sebagai wujud syukur, hal tersebut juga dilakukan untuk meneruskan budaya dari leluhur. “Dan beberapa kalangan masyarakat masih meyakini, siapa saja yang bisa mendapatkan ketupat tersebut akan mendapat berkah”.

About Dinpar Klaten

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten. Kantor. Jl Sulawesi No 37 Sidowayah, Klaten.

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *